kehendak. Hal ini
baru saja saya mengerti setelah khotbah paskah yang dibawakan pedeta
digereja saya. Sebelumnya saya ingin mengajak teman-teman membaca Matius 26 : 36 - 42. Pada bacaan itu kita mendapatkan bahwa Yesus adalah 100% manusia (dan Dia 100% Tuhan) Dia sedih, dan Dia gentar. Dia tau apa yang akan menimpanya, Tapi Dia berdoa (ayat 39) agar cawan itu bisa lalu dari pada-Nya. Tapi kemudian Dia kembali berdoa (ayat 42).
Dalam setiap doa Yesus, Yesus selalu meminta jangan jadi seperti apa
yang Dia kehendaki, melainkan menjadi apa yang dikehendaki Bapa-Nya
disurga.
Sungguh berbeda dengan sebagian besar kita pada saat ini, saya yakin
teman-teman berdoa setiap hari. Tapi apa yang kita doakan? Meminta
berkat Tuhan? Meminta sesuatu? Mobil misalnya. Ya terkadang kita begitu,
saya sendiri seperti itu. Dan tanpa kita sadari kita memaksakan
kehendak kita.
Terus menerus meminta hal yang sama selama berhari-hari bahkan bertahun-tahun, lalu ketika tidak nampak perwujudannya, kita mulai berpikir Tuhan tidak memberkati kita, Tuhan tidak adil pada kita. Sama seperti pemikiran seorang anak kecil ketika tidak mendapatkan apa yang mereka minta.
Terus menerus meminta hal yang sama selama berhari-hari bahkan bertahun-tahun, lalu ketika tidak nampak perwujudannya, kita mulai berpikir Tuhan tidak memberkati kita, Tuhan tidak adil pada kita. Sama seperti pemikiran seorang anak kecil ketika tidak mendapatkan apa yang mereka minta.
Terus berdoa, biarkan Tuhan tuntun hidup kita

1 Komentar
How to get lost in the madness of a starving casino by
Balasto find william hill the カジノ シークレット nearest to the nearest starvegad casino to you. a short, but easy drive away. You might want to stay away, too, just a few minutes away.